Berita

RENCANA KUNJUNGAN DELEGASI OPERATOR EKONOMI BISNIS BOUIRA ALJAZAIR KE LAMPUNG TIMUR

Mon, 22 May 2017 08:28:50 Administrator

Rencana kunjungan Gubernur Provinsi Bouira dan  Delegasi Operator Ekonomi Bisnis Bouira, Aljazair mengenai Kerjasama Pembentukan Sister Kadinda antara Kadin Provinsi Bouira, Aljazair dengan Kadin Kabupaten Lampung Timur dalam rangka penjajagan kerjasama antara Baladia (kabupaten) Bouira dengan Kabupaten Lampung Timur dalam bentuk sister city dan akan dilakukan kerjasama pertukaran perdagangan ekspor impor  antara Baladia (kabupaten) Bouira dengan Kabupaten Lampung Timur.

Rencana kunjungan akan dilaksanakan pada Bulan Juli 2017 untuk melihat lebih dekat potensi yang ada di Kabupaten Lampung Timur, sebagai persiapan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lampung Timur berkoordinasi dengan Kadin Propinsi Lampung untuk mempersiapkan data potensi investasi unggulan yang ada di Lampung Timur.

Konsultasi dengan Ketua Kadin Propinsi Lampung mengenai potensi dan peluang investasi Lampung Timur diprioritaskan pada sektor Pertanian dan Perkebunan yaitu lada yang dikelola oleh Gapoktan Lampung Timur. Kemudian pisang dan nanas yang merupakan komoditas hasil perkebunan dari pihak swasta yaitu PT. Nusantara Tropical Farm (PT. NTF). Sektor perikanan dan peternakan diwakili oleh pihak Swasta yaitu PT. Austasia Stockfeed yang bergerak dibidang penggemukan sapi. Sektor Pariwisata yang menjadi unggulan adalah Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dan Desa Wisata Brajaharjosari Kecamatan Braja Selebah yang memiliki berbagai potensi pertanian, perkebunan dan seni budaya. Sektor unggulan bidang Pertambangan yang dapat dikembangkan lebih jauh adalah pengelolaan pasir kwarsa yang dapat diolah menjadi industri Hebel oleh pihak investor karena memiliki peluang pasar yang sangat besar di dalam maupun diluar negeri. Kemudian dari sektor Perindustrian dan Perdagangan yang menjadi unggulan adalah produk Mocaf (Modified Cassava Flour), sebagai alternatif bahan makanan pokok.

Selanjutnya akan dilakukan pertemuan antara Organisasi Perangkat Daerah terkait dan pihak swasta untuk mempersiapkan kerjasama tersebut dengan prioritas pada sektor unggulan yang memiliki nilai jual sehingga dapat meningkatkan jumlah investasi yang masuk di Kabupaten Lampung Timur. (Bid PPIPPM 2017).